Search
Friday 24 November 2017
  • :
  • :

Dongkrak Daya Saing Wisata, Banyuwangi Gelar Festival Toilet Bersih

Festival Toilet Bersih -Banyuwangi Festival 2015

Banyuwangi – Pergelaran tahunan Banyuwangi Festival kembali digelar. Tahun ini, ajang yang sudah digelar sejak 2012 itu menampilkan berbagai potensi Banyuwangi, mulai kekayaan seni dan budaya, even olahraga dan pariwisata, sampai kearifan lokal melalui sebuah festival yang kreatif, unik, dan menarik.

Tidak kurang 34 even Banyuwangi Festival akan dihelat sepanjang tahun 2015 ini. Agenda tahunan seperti International Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Batik Festival, dan Beach Jazz Festival akan digelar bersama beberapa kegiatan baru yang belum pernah sebelumnya. Beberapa even baru sengaja digelar untuk mengakomodasi berbagai potensi lokal yang belum terangkat, sekaligus juga menumbuhkan partisipasi dan kepedulian masyarakat akan daerahnya. Di antaranya Festival Buah Lokal, Islamic Fashion Week, Festival Permainan Anak, Festival Perkusi, Festival Bedah Rumah, dan Festival Toilet Bersih.

“Banyuwangi Festival tidak hanya digelar untuk mempromosikan daerah dan pariwisatanya, namun terutama untuk memaksimalkan potensi daerah dan memberikan semangat kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun Banyuwangi. Bukan hanya soal pariwisata, tapi juga membangun spirit kemanusiaan,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas.

Banyuwangi Festival 2015 dimulai dengan Festival Toilet Bersih, Jumat (30/1/). Peluncuran Festival Toilet Bersih ditandai dengan praktik membersihkan toilet di salah satu sekolah oleh Bupati Banyuwangi, dilanjutkan dengan pemberian bantuan alat-alat kebersihan toilet kepada sekolah, pondok pesantren (ponpes), dan sejumlah elemen masyarakat.

“Dalam satu pekan ini, semua tema khutbah di tempat-tempat agama, mulai masjid hingga gereja, adalah soal kebersihan. Ini untuk semakin meningkatkan kesadaran publik bahwa kebersihan adalah bagian tak terpisahkan dari iman, selain juga untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga  1500 Pemuda Banyuwangi Ikuti Pelatihan Internet Marketing

Anas mengatakan, Festival Toilet Bersih melibatkan partisipasi langsung dari seluruh warga. Sejauh mana masyarakat peduli pada kebersihan lingkungannya terutama fasilitas toilet di rumah maupun lingkungan sekitarnya. Festival Toilet Bersih melibatkan pengelola tempat wisata, perhotelan, pondok pesantren, sekolah, tempat ibadah, kantor swasta, hingga instansi publik. Even ini berlangsung selama enam bulan ke depan dengan lomba kebersihan toilet di mana profil dan kedatangan juri dirahasiakan.

“Kami terus berupaya menjadikan Banyuwangi sebagai daerah yang sehat dan nyaman untuk ditinggali. Gerakan toilet bersih kami festivalkan agar masyarakat bisa menerimanya dengan senang sama seperti saat mereka menikmati festival budaya atau musik. Jadi, membersihkan toilet tak jadi beban, tapi menjadi aktivitas yang menyenangkan,” urai Anas.

Anas menambahkan, toilet selama ini kerap disepelekan. ”Kami ingin kita membangun dari halaman belakang, dari kebersihan toilet. Mungkin ini dianggap sepele, tapi sesungguhnya sangat urgen. Keberadaan toilet ikut merepresentasikan kepribadian masyarakat setempat,” ujarnya.

Banyuwangi berkepentingan dengan gerakan toilet bersih juga tak lepas dari ikhtiar kabupaten berjuluk “The Sunrise of Java” itu untuk menjadi destinasi wisata yang digemari wisatawan.

“Toilet adalah salah satu fasilitas penunjang pariwisata yang sangat penting. Ini juga ikut menentukan daya saing wisata karena wisatawan akan sangat menikmati daerah yang fasilitas penunjangnya memadai,” papar Anas.

Penulis: Feriawan Hidayat/FER

Sumber : http://www.beritasatu.com/destinasi/245164-dongkrak-daya-saing-wisata-banyuwangi-gelar-festival-toilet-bersih.html

Rate this post



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *